|
 |
|
| PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT (S1) |
| |
| A. |
LATAR BELAKANG |
| |
|
| |
kemajuan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan, perubahan kondisi lingkungan fisik, biologis, kimia dan sosial yang semakin memburuk serta meningkatnya berbagai penyakit tidak menular seperti penyakit kencing manis, jantung koroner, kanker dan berbagai penyakit degeneratif lainnya.Disamping itu masih tingginya prevalensi penyakit menular seperti malaria, demam berdarah dengue, TB paru, diare dan meningkatnya HIV/AIDSdan mulai merebaknya flu burung, serta berbagai penyakit kurang gizi. Kesemuanya itu menjadi tantangan kita dibidang kesehatan masyarakat yang perlu segera diatasi.Oleh karena itu STIKes MH. Thamrin merasa terpanggil untuk mendidik dan menghasilkan tenaga sarjana kesehatan masyarakat (SKM) yang berorientasi pada pencapaian kualitas keahlian dan kemampuan (kompetensi) yang handal untuk membantu masyarakat dan negara dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat tersebut diatas. Sesuai dengan surat keputusan dari Departemen Pendidikan Nasional RI tanggal 11 Mei 2005 No.60/D/O/2005 STIKes MH. Thamrin telah membuka Program Studi S1 (Sarjana) Kesehatan Masyarakat |
| |
|
| B. |
TUJUAN |
| |
|
| |
1. |
Menjadi lembaga pendidikan tinggi yang menghasilkan tenaga ahli atau sarjana di bidang kesehatan yang memiliki kemampuan dan ketrampilan yang handal (reliable competency) yang dibutuhkan masyarakat, negara dan lembaga pengguna lainnya |
2. |
Menjadi lembaga pendidikan tinggi yang menghasilkan penemuan baru atau kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan melalui berbagai penelitian, uji coba lapangan dan pengabdian masyarakat |
|
| |
|
| |
|
| C. |
KOMPETENSI LULUSAN |
| |
|
| |
1. |
Mampu menggunakan prinsip-prinsip pemecahan masalah kesehatan dalam program pembangunan kesehatan masyarakat |
2. |
Mampu melaksanakan fungsi manajemen upaya kesehatan masyarakat sesuai dengan situasi, kondisi, urgensi dan potensi lokal yang ada |
3. |
Mampu mendidik, melatih, mempromosikan dan menggalang peranserta aktif masyarakat dibidang kesehatan |
4. |
Mampu berkoordinasi, kemitraan dan bernegosiasi dalam mengembangkan pembangunan berwawasan kesehatan |
5. |
Mampu mengembangkan sistem informasi, ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan |
6. |
Mampu melaksanakan penelitian dan penerapan hasil penelitian untuk perencanaan, rekayasa teknologi, pelaksanaan dan penilaian upaya kesehatan masyarakat |
7. |
Mampu mengembangkan profesionalisme sejalan dengan perkembangan ilmu dan teknologi kesehatan |
|
| |
|
| D. |
KURIKULUM |
| |
|
| |
Sesuai dengan kompetensi lulusan yang diharapkan dan sistem pendidikan yang dilaksanakan pada Program Studi Kesehatan Masyarakat, terdapat 2 (dua) jalur program pendidikan : |
| |
a. |
Jalur Reguler : |
| |
Pendidikan dilaksanakan selama 8 semester (4 tahun) dengan mahasiswa lulusan SMU/Sederajat dan harus menempuh 65 mata kuliah, termasuk 6 mata kuliah peminatan keahlian dan praktek kerja lapangan (PKL) serta seminar dan penelitian untuk penyusunan skripsi, serta diakhiri dengan ujian sidang skripsi. Semua proses belajar tersebut meliputi 145 kredit semester. Untuk lebih jelasnya dapat diperiksa pada daftar mata kuliah lampiran A. |
b. |
Jalur Eksekutif : |
| |
Pendidikan jalur ini dilaksanakan selama 4 semester (2 tahun) dengan mahasiswa lulusan D III bidang kesehatan dan harus menempuh 31 mata kuliah termasuk 6 mata kuliah peminatan keahlian dan praktek kerja lapangan (PKL) serta seminar dan penelitian untuk menyusun skripsi, serta diakhiri dengan ujian sidang skripsi.Semua proses belajar mengajar tersebut meliputi 78 kredit semester. Untuk lebih jelasnya dapat diperiksa pada daftar mata kuliah lampiran B. |
|
| |
|
| E. |
METODE PENDIDIKAN |
| |
|
| |
Kuliah diberikan dengan metode ”Learning by doing” yakni pemberian ceramah yang disertai tanya jawab dalam diskusi, simulasi serta penugasan mahasiswa. Ada juga praktek laboratorium kimia, mikrobiologi dan dalam semester terakhir mahasiswa melakukan praktek kerja lapangan (PKL) pada Dinas-dinas Kesehatan, Puskesmas, Rumah Sakit atau langsung terjun di tengah-tengah masyarakat memberikan pelayanan kesehatan dan penyuluhan dalam upaya pemberdayaan masyarakat untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan |
| |
|
| F. |
PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK |
| |
|
| |
1. |
Pendidikan |
| |
Para dosen terdiri dari para pejabat dan mantan pejabat Departemen Kesehatan RI, juga para dosen senior dari Program Studi lain di dalam lingkungan Perguruan Tinggi MH. Thamrin atau dari Perguruan Tinggi diluar Perguruan Tinggi MH. Thamrin dengan jumlah sekitar 60 orang dosen. Dosen-dosen tersebut hampir seluruhnya (99%) berpendidikan minimal S2 (Pasca Sarjana). |
2. |
Peserta Didik |
| |
Peserta didik sampai sekarang telah mencapai 51 orang mahasiswa, terbagi : |
| |
a. |
Kelas Eksekutif Angkatan I (E1) sebanyak 9 orang telah lulus sarjana dan di wisuda tanggal 22 Nopember 2007 yang lalu. |
b. |
Kelas Eksekutif Angkatan II (E2) 8 mahasiswa sudah memasuki UAS semester III, mengambil peminatan keahlian bidang AKK (Administrasi & Kebijakan Kesehatan). Bulan Februari 2008 rencana akan PKL di Dinas Kab. Bekasi. |
c. |
Kelas Eksekutif Angkatan III (E3) dengan 10 mahasiswa baru mulai kuliah pertengahan Desember 2007 yang lalu. |
d. |
Kelas Reguler Angkatan I (R1) sebanyak 8 mahasiswa sedang melaksanakan perkuliahan pada semester IV. |
e. |
Kelas Reguler Angkatan II (R2) dengan mahasiswa sebanyak 16 orang masih duduk di semester I, bulan Februari 2008 akan melaksanakan UAS semester I. |
|
|
| |
|
|
|
| |
| |
|