Profil Ketua Yayasan

img-1641267633.jpg


Abdul Radjak, seorang dokter spesialis kandungan/spesialis Obstetri dan Ginekologi (DSOG), pendiri Yayasan Rumah Sakit Mohammad Husni Thamrin, pendiri Yayasan Pendidikan MH. Thamrin yang juga mendirikan beberapa Program Studi baik Diploma 3 maupun Statra Satu yang ada di Univesitas MH Thamrin, tampak selalu merasa terdorong ingin berperan lebih besar dalam perjuangan bangsa ini menjemput masa depan yang lebih baik. Dia telah memulai obsesi ini sejak masa muda di semua lingkungannya, dari lingkungan terkecil hingga lebih besar.
Apalagi dalam kondisi bangsa saat ini. Kendati amat pedih, harus diakui bangsa yang berpotensi besar ini, kini sedang menderita dan sakit. Stabilitas ekonomi dan keamanan terhempas. Penegakan hukum dan keadilan belum kunjung ada kepastian. Disana-sini terjadi penjarahan, kerusuhan, pertikaian dan tawuran antar warga serta tindakan massa main hakim sendiri.
Abdul Radjak menggambarkan Peristiwa 12-13 Mei di Jakarta, sebagai salah satu dari rangkaian kerusuhan tragis yang telah mencoreng arang didahi bangsa ini. Bangsa yang tadinya dikenal ramah, sopan dan santun, secara mengejutkan menampakkan wajah sakit dan menakutkan. Akibatnya di mata sebagian bangsa lain, para perusuh itu ibarat orang rimba yang hidup di alam modern dan global. Hal ini amat menggelisahkan semua orang yang peduli pada eksistensi dan kesejahteraan bangsa ini. Kepedulian ini pula yang mendorong Abdul Radjak selalu mengajak teman kerja dan teman bicaranya untuk menyamakan visi dan berbuat sesuatu yang bermuara pada pemberdayaan rakyat.
Bukankah bangsa ini adalah bangsa beradab dan berdaulat. Bangsa heterogen yang telah sepakat bersatu membentuk suatu negara hukum yang demokratis berasas Pancasila. Suatu bangsa yang bhinneka tunggal ika dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sesungguhnya, kata putera bangsa berdarah Betawi ini, perbedaan suku, ras, agama dan golongan adalah pelangi kekayaan bangsa ini. Kebhinnekaan ini sepatutnya menjadi suatu modal dasar dalam menapaki perjuangan mencapai kesejahteraan bersama.